Jumat, 2009 Juni 26

Aplikasi Burning Brasero

. Jumat, 2009 Juni 26
0 komentar

Secara default, Ubuntu 9.04 sudah menyertakan aplikasi Brasero yang dapat Anda gunakan untuk aplikasi burning CD/DVD. Meski fungsionalitasnya tidak sekomplit rekannya K3b, tapi Brasero cukup bisa diandalkan jika hanya dipakai untuk mem-burning file data ke dalam CD/DVD, aplikasi ini juga dapat digunakan untuk mem-burning suatu file iso ke dalam CD/DVD kosong.
Selain itu aplikasi ini sangat ringan dan tidak memakan banyak resource komputer, tampilannya yang minimalis dan simple cukup memudahkan user awam sekalipun.

Brasero sendiri merupakan aplikasi burning berbasis Free & Open Source Software, yang dikembangkan oleh Philippe Rouquier & Luis Medinas dibawah lisensi GNU General Public License (GPL).

Untuk mengetahui bagaimana cara burning data ke CD/DVD mengunakan Brasero, langkah-langkahnya sebagai berikut:

  1. Jalankan aplikasi Brasero dari menu: Applications → Sound & Video → Brasero Disc Burner.

    Dari halam utama Brasero, klik Data project.


  2. Tambahkan folder atau file yang ingin Anda burning dengan mengklik pada icon Add.


    Pilih folder atau file yang akan di-burn, lalu klik tombol Add


  3. Dari halaman CD yang dikerjakan, Anda dapat mengubah nama volume CD melalui TextBox Name. Jika sudah selesai klik tombol Burn.


  4. Berikutnya, ubah kecepatan burning CD pada tombol Properties


    Pada pilihan Burning Speed, ubah kecepatan burning sesuai dengan kebutuhan Anda. Sebagai saran, jangan gunakan kecepatan burn maximum untuk menghindari kegagalan proses burn CD. Klik tombol OK untuk kembali lagi ke menu Disc Burning Setup.


    Kemudian klik tombol Burn untuk memulai proses burn data ke CD.


  5. Proses burn CD akan dimulai. Tunggu beberapa saat hingga proses burn selesai, dan Brasero akan meng-eject CD hasil proses burn secara otomatis.


    Klik Close untuk menggakhiri pembuatan Data Project.


Selamat mencoba ya...Semoga artikel ini bermanfaat.


Selengkapnya »»

Kamis, 2009 Juni 04

Workshop gratis "Pelatihan Open Source Software"

. Kamis, 2009 Juni 04
4 komentar


Tim IGOS Kementerian Negara Riset dan Teknologi bekerjasama dengan Universitas Dian Nuswantoro Semarang akan Menyelenggarakan Workshop gratis "Pelatihan Open Source Software" di UDINUS-Semarang tanggal 12 - 13 Juni 2009.


Prosedur Pendaftaran

  1. Informasi dari internet (web/ milist), undangan dan atau media lainnya

  2. Calon peserta diwajibkan untuk mengisi form pendaftaran di sini

  3. Proses dilakukan di panitia

  4. Panitia akan mengumungkan nama-nama calon peserta yang terpilih via website http://www.igos.or.id/peserta_semarang.html.

  5. Calon peserta yang terpilih diminta untuk melakukan konfirmasi ulang di website ini http://www.igos.or.id/tot-confirm.php. Calon peserta yang terpilih namum tidak melakukan konfirmasi ulang paling lambat 7 hari sebelum pelaksanaan pelatihan dilakukan maka di anggap mengundurkan diri.

  6. Peserta yang sudah melakukan konfirmasi ulang dan menyatakan ingin mengikuti pelatihan TOT, diharapkan untuk membawa surat keterangan (surat tugas / surat dinas) dari Instansi / Perusahaan yang telah di setujui dan di tandatangani oleh pimpinan setempat, saat mengikuti acara pelatihan tersebut.

  7. Pelaksanaan pelatihan OSS

----------------------------------------------------------------------------------

Fasilitas :

- Modul pelatihan (dapat diberikan softcopy modul pelatihan)

- Lunch, coffe break

- CD Linux Igos

- Sertifikat dari kementrian Riset dan Teknologi RI

- Menjadi member milist Linux_Igos

---------------------------------------------------------------------------------

Materi Pelatihan Linux :

Deskripsi

Training ini memberikan pemahaman, pengoperasian linux dasar dan penggunaan aplikasi OpenOffice berbasis Linux IGOS Nusantara 2008. Pembahasan dimulai dari pengantar, pemahaman open source software, konsep dasar linux & metode instalasi sampai dengan pengoperasian linux itu sendiri. Disamping itu juga akan diajarkan penggunaan aplikasi office OpenOffice Writer, Calc dan Impress

Course Objective


  1. Memahami konsep piranti lunak open source software

  2. Mampu mengoperasikan Linux dasar seperti : instalasi Linux, pengoperasian dasar linux, perintah dasar linux, memahami struktur file/direktori Linux, melakukan instalasi dan serta mampu melakukan pengarsipan.

  3. Dapat menggunakan aplikasi Office basic di Linux yaitu OpenOffice Writer (pengolah kata), OpenOffice Calc (pengolah angka) dan OpenOffice Impress (pengolah bahan presentasi)

  4. Memahami dan dapat menggunakan aplikasi internet seperti browser dan email di Linux
Prasyarat

  1. Dapat mengoperasikan komputer

  2. Memahami sistem operasi lainnya misalnya Windows

  3. Dapat mengoperasikan OS Windows

  4. Memahami aplikasi office lainnya misalnya Microsoft Office

Outline Materi :


* Linux Fundamental

  1. Pengantar OSS

  2. Instalasi Linux

  3. Operasi Dasar Linux

  4. Struktur direktori linux

  5. Perintah dasar linux

  6. Managamen paket

  7. Managemen Arsip

* OpenOffice

  1. OpenOffice Writer

  2. OpenOffice Calc

  3. OpenOffice Impress
* Penggunaan aplikasi Internet : Mozila, Evolution dan sebagainya

Selengkapnya »»

Rabu, 2009 Mei 27

Mengakses Partisi Linux dari Windows

. Rabu, 2009 Mei 27
0 komentar

Saat menggunakan sistem operasi Linux untuk mengakses partisi Windows (FAT, FAT16, FAT32 dan NTFS), tentunya tidak ada masalahkan, sebab Linux dengan senang hati akan me-mouting partisi windows tersebut untuk Anda.

Tetapi sebaliknya, jika Anda ingin mengakses partisi Linux (ext2 dan ext3) dari Windows, tentunya memerlukan bantuan software pihak ketiga seperti Ext2Fsd.
Ext2Fsd merupakan software berbasis Open Source yang dapat dijalankan di sistem operasi Windows NT, 2K, XP, VISTA dan Seven . Mampu mengakses partisi Linux secara read dan write.
Versi terakhir Ext2Fsd sejak artikel di tulis adalah 0.46, dapat Anda download di sini: Donwload

Sekarang mari simak langkah-langkah menggunakan Ext2Fsd untuk mengakses partisi Linux berikut ini:

  1. Install Ext2Fsd dan jalankan aplikasi tersebut.


  2. Pilih menu Tool –> Service Management


  3. Tekan tombol “Start”, kemudian pilih drop down menu “SERVICE_SYSTEM_START” setelah itu pilih tombol "Apply"


    Catatan:
    Secara default Ext2Fsd hanya mendukung modus read only, jika ingin mengaktifkan modus write, beri centang pada check box "Enable writing support for ext3 volumes"
    .


  4. Pilih partisi Linux (Ext2 atau Ext3) yang hendak di mount, lalu pilih menu Tools –> Mountpoint Management.


  5. Tekan tombol “Add


  6. Pilih nama drive pada drop down menu "Enter or select s new drive letter" (sesuai keinginan anda, yang penting nama drive tersebut belum digunakan), lalu centang "Create a permanent MountPoint via Session Manager" setelah itu tekan tombol "Ok"


  7. Restart sistem Windows Anda, setelah itu buka Windows Explorer dan lihat hasilnya.



Cukup sekian dulu ya....sampai ketemu di posting selanjutnya.


-----------Open Your Mind With Open Source Software------------




Selengkapnya »»

Kamis, 2009 Mei 14

Mudah Membuat file ISO dari CD/DVD dengan Terminal/Konsol

. Kamis, 2009 Mei 14
2 komentar

Apakah rekan-rekan ingin mengetahui bagaimana cara membuat file .ISO dari CD/DVD di Linux?
Caranya cukup gampang, ikut saja langkah-langkahnya berikut ini:

  • Masukkan CD/DVD yang hendak dibuat file ISO-nya ke drive CD/DVD-ROM.

  • Buka Terminal/Konsol

    *Ubuntu:
    Applications -> Accessories -> Terminal

    *Fedora:
    Applications -> System Tools -> Terminal

    Lalu masukkan perintah berikut ini:

    contoh:
    dd if=/dev/cdrom of=/home/ebyx84/backup.iso

    Tunggu hingga proses backup-nya selesai.

    Catatan:

    /dev/cdrom = Lokasi drive CD/DVD-ROM
    /home/ebyx84 = Merupakan folder/direktori letak file ISO yang akan di simpan. Sesuaikan dengan letak direktori Anda.
    backup.iso = Nama file beserta ekstensinya.

    File ISO yang sudah dibuat tersebut dapat di burning ke CD/DVD kapanpun Anda mau.
Semoga trik singkat ini bermanfaat.



Selengkapnya »»

Sabtu, 2009 Mei 09

Mounting Otomatis Partisi NTFS

. Sabtu, 2009 Mei 09
1 komentar

         Jika sistem komputer Anda di buat dual booting Windows dan Ubuntu, secara default partisi NTFS tidak dapat di mount secara otomatis saat Anda ingin mengaksesnya dari desktop Ubuntu.
Untuk masuk ke dalam partisi NTFS, yang harus Anda lakukan adalah dengan membuka Nautilus (File Manager) dan klik pada partisi NTFS tersebut, lalu masukkan password untuk mengaksesnya.

         Cara terbaik untuk bekerja di lingkungan desktop Ubuntu adalah dengan membuat partisi NTFS di mount secara otomatis pada waktu Ubuntu di boot. Untuk melakukan itu, yang perlu kita lakukan adalah mengedit file fstab yang terletak di direktori /etc/.

Let's start

  1. Buka Terminal melalui menu: Applications → Accessories → Terminal

  2. Cari tahu letak partisi NTFS
    $ sudo fdisk -l | grep NTFS

    /dev/sda1       *       1               3825        30724281       7       HPFS/NTFS
    /dev/sda8              7730         12828       40957686       7       HPFS/NTFS
    /dev/sda9              12829       16652       30716248+    7       HPFS/NTFS
    /dev/sda10            16653       19457       22531131       7       HPFS/NTFS

    yang tampil di atas terlihat bahwa letak partisi NTFS penulis berada di partisi /dev/sda1, /dev/sda8, /dev/sda9, dan /dev/sda10

  3. Buat direktori untuk tujuan mounting partisi NTFS tersebut
    misalnya:

    $ sudo  mkdir  /media/win_c
    $ sudo  mkdir  /media/win_d
    $ sudo  mkdir  /media/win_e
    $ sudo  mkdir  /media/win_f

  4. Edit file /etc/fstab

    $ sudo gedit /etc/fstab

    Tambahkan baris berikut ini:

    /dev/sda1     /media/win_c       ntfs-3g     defaults,force      0     0
    /dev/sda8     /media/win_d      ntfs-3g     defaults,force      0     0
    /dev/sda9     /media/win_e      ntfs-3g     defaults,force      0     0
    /dev/sda10     /media/win_f     ntfs-3g     defaults,force      0     0


    Catatan:
    ntfs-3g adalah driver yang digunakan untuk bisa melakukan mounting read/write pada partisi dengan filesystem NTFS.


  5. Simpan hasil editan tersebut, kemudian tutup aplikasi gedit. Kemudian restart PC dan lihat hasilnya.






Selengkapnya »»
 
© Copyright 2007-2009. DOSCOM BLOG. All rights reserved | doscom.blogspot.com is proudly powered by Blogger.com